Berita & Kegiatan
Informasi terbaru seputar kegiatan dan pengumuman sekolah.

17 Oktober 2026
Siswa Kelas 9 SMPN 1 Satap Botolinggo Terima Sosialisasi SPMB SMA Kemala Taruna Bhayangkara TA 2027/2028
BOTOLINGGO — Para siswa kelas 9 SMPN 1 Satap Botolinggo mendapatkan arahan dan motivasi baru mengenai kelanjutan studi mereka. Pada hari ini, Selasa, 13 Oktober 2026, pihak Polsek Botolinggo yang diwakili oleh Bapak Patriot berkunjung ke sekolah untuk memberikan sosialisasi mengenai Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara untuk Tahun Ajaran 2027/2028. Kegiatan yang berlangsung tertib dan penuh antusiasme ini bertujuan untuk memberikan informasi komprehensif mengenai peluang pendidikan menengah kejuruan/keberasramaan berbasis kedisiplinan dan karakter unggul di bawah naungan Yayasan Kemala Bhayangkara. Dalam pemaparannya, Bapak Patriot menyampaikan berbagai hal krusial terkait SPMB, antara lain: Persyaratan Jalur Masuk: Kriteria akademik, fisik, serta kelengkapan administrasi yang harus disiapkan oleh para calon pendaftar. Tahapan Seleksi: Mulai dari pendaftaran online, tes potensi akademik, pemeriksaan kesehatan, tes kesamaptaan jasmani, hingga wawancara. Keunggulan Sekolah: Kurikulum terintegrasi, pembentukan mental disiplin, fasilitas penunjang pembelajaran yang modern, serta pembinaan karakter kepemimpinan. "Kami berharap para siswa kelas 9 SMPN 1 Satap Botolinggo tidak ragu untuk bermimpi tinggi dan mempersiapkan diri sejak dini, baik secara fisik, akademik, maupun mental," ujar Bapak Patriot dalam arahannya. Kepala SMPN 1 Satap Botolinggo, Kurniawati, M.Pd. menyambut positif dan mengapresiasi kehadiran serta sinergi dari pihak Polsek Botolinggo. Sosialisasi ini diharapkan dapat membuka wawasan para siswa, memberikan alternatif pilihan sekolah jenjang menengah atas yang berkualitas, serta memacu semangat belajar mereka jelang kelulusan. Menempelkan poster persyaratan pendaftaran dan Timeline tahapan SPMB Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa kelas 9 semakin mantap dalam merencanakan masa depan dan siap bersaing dalam seleksi masuk jenjang pendidikan berikutnya.

4 September 2026
Cegah Masalah Kesehatan Remaja Sejak Dini, SMPN 1 Satu Atap Botolinggo Gandeng Puskesmas Botolinggo Gelar Cek Kesehatan Gratis (CKG)
BOTOLINGGO — SMP Negeri 1 Satu Atap Botolinggo bekerja sama dengan Puskesmas Botolinggo menggelar kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi seluruh peserta didik pada Jumat, 4 September 2026. Kegiatan ini dilaksanakan di lingkungan sekolah sebagai bentuk kepedulian bersama terhadap kesehatan dan tumbuh kembang para siswa. Program CKG ini mencakup serangkaian pemeriksaan medis berkala, meliputi pemeriksaan kesehatan umum, pemeriksaan fisik (tinggi dan berat badan untuk status gizi), kesehatan mata, telinga, gigi dan mulut, hingga skrining kesehatan remaja. Tim tenaga medis dari Puskesmas Botolinggo diturunkan langsung untuk memberikan pelayanan komprehensif kepada para siswa. Kepala SMP Negeri 1 Satu Atap Botolinggo Kurniawati, M.Pd menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk mendeteksi dini berbagai masalah kesehatan yang berpotensi mengganggu proses belajar-mengajar. Kesehatan siswa dipandang sebagai fondasi utama dalam mendukung prestasi belajar mereka. Melalui kerja sama dengan Puskesmas Botolinggo ini, sekolah berharap para siswa berada dalam kondisi fisik yang prima, dan jika ditemukan indikasi gangguan kesehatan, pencegahan atau penanganan medis bisa dilakukan secara cepat dan tepat. Tim medis dari Puskesmas Botolinggo turut mengapresiasi keaktifan pihak sekolah dan antusiasme para siswa dalam mengikuti pemeriksaan. Selain melakukan pemeriksaan fisik, tim medis juga memberikan edukasi dan pemahaman mendasar mengenai pola hidup bersih dan sehat (PHBS) serta pentingnya menjaga gizi seimbang di usia remaja. Melalui sinergi antara pihak sekolah dan fasilitas kesehatan setempat ini, diharapkan tingkat kesadaran hidup sehat di lingkungan SMP Negeri 1 Satu Atap Botolinggo semakin meningkat, sehingga menciptakan generasi muda yang sehat, cerdas, dan berprestasi. Tim medis yang bertugas dari Puskesmas Botolinggo: - Perawat: Agus Setia Pramudita, Feltusikel Laras Enpriciwi - Bidan: Dwi Sindy Safarinda, Alifia Reza Yusinta

28 Agustus 2026
Semangat Pramuka, Tumbuhkan Kemandirian dan Kebersamaan Siswa
SMPN 1 Satu Atap Botolinggo kembali menghadirkan suasana penuh semangat melalui kegiatan kepramukaan yang diikuti oleh siswa bersama para pembina. Dengan mengenakan seragam Pramuka, para peserta mengikuti berbagai rangkaian kegiatan yang tidak hanya menyenangkan, tetapi juga sarat dengan nilai pendidikan karakter. Kegiatan Pramuka menjadi salah satu wadah bagi siswa untuk belajar disiplin, mandiri, bertanggung jawab, bekerja sama, dan peduli terhadap sesama. Kebersamaan terlihat dari antusiasme siswa dalam mengikuti kegiatan, mulai dari aktivitas kelompok, kegiatan di lingkungan sekolah, hingga kebersamaan dalam suasana yang penuh kekeluargaan. Salah satu momen yang paling berkesan adalah kegiatan pada malam hari dengan api unggun. Cahaya api unggun yang menerangi suasana malam menciptakan kehangatan dan kebersamaan di antara para peserta. Api unggun bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi simbol semangat yang terus menyala dalam diri setiap anggota Pramuka. Di tengah suasana tersebut, siswa dapat merasakan indahnya kebersamaan, persahabatan, dan kekeluargaan. Pramuka mengajarkan bahwa setiap langkah memiliki makna, setiap tantangan memberikan pengalaman, dan setiap kebersamaan melahirkan kenangan. Tidak hanya siswa, para pembina juga turut mendampingi dan memberikan arahan selama kegiatan berlangsung. Kehadiran pembina menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar dan berani mengembangkan potensi diri. Melalui kegiatan seperti ini, sekolah tidak hanya memberikan pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga menghadirkan pengalaman nyata yang membentuk karakter peserta didik. Pramuka mengajarkan bahwa keberhasilan tidak ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kerja sama, kekompakan, dan semangat pantang menyerah. Kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa semangat Pramuka tetap relevan dalam membentuk generasi muda yang mandiri, disiplin, tangguh, bertanggung jawab, dan siap menghadapi masa depan. Dengan semangat "Satyaku Kudarmakan, Darmaku Kubaktikan", keluarga besar SMPN 1 Satu Atap Botolinggo terus berkomitmen menjadikan kegiatan Pramuka sebagai wadah untuk membentuk generasi yang mandiri, disiplin, tangguh, peduli, kreatif, dan siap berkarya untuk masa depan. "Bersama Pramuka, belajar hari ini untuk menjadi generasi hebat di masa depan."

21 Agustus 2026
Gencarkan Hidup Sehat, SMPN 1 Satu Atap Botolinggo Gelar Kegiatan "Jumat Makan Sehat"
Dalam rangka memupuk kesadaran akan pentingnya pemenuhan gizi seimbang sejak dini, SMPN 1 Satu Atap Botolinggo menyelenggarakan program "Jumat Makan Sehat". Kegiatan ini bukan hanya sekadar rutinitas, tetapi langkah nyata untuk menjaga kesehatan fisik dan konsentrasi belajar. Kegiatan ini diikuti secara antusias oleh seluruh siswa, dewan guru, serta staf sekolah yang berkumpul bersama di ruang kelas. Acara diawali dengan pengarahan singkat dari dewan guru mengenai pentingnya sarapan dan mengonsumsi makanan yang mengandung gizi seimbang. Melalui pantauan langsung di lokasi, para siswa tampak duduk dengan rapi di bangku masing-masing, berdoa bersama, dan membuka kotak bekal mereka yang berisi menu nasi, lauk-pauk bergizi, serta sayuran segar. Suasana hangat terasa di dalam kelas saat para siswa mengenakan seragam pramuka menikmati bekal sehat mereka, didampingi oleh guru kelas masing-masing. Tidak hanya sekadar makan bersama, kegiatan ini juga bertujuan untuk membangun kedekatan sosial (guyub) antar siswa serta membiasakan budaya bersih, seperti mencuci tangan sebelum makan dan menjaga kebersihan meja kelas masing-masing setelah makan. Pihak sekolah berharap agenda rutin ini dapat terus berjalan secara konsisten guna mencetak generasi muda Botolinggo yang cerdas, kuat, dan berkarakter sehat. Manfaat utama program "Jumat Makan Sehat": - Meningkatkan Konsentrasi Belajar: nutrisi yang terpenuhi dengan baik menjaga fokus siswa selama Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) - Membentuk Kebiasaan Baik: mengurangi ketergantungan siswa terhadap jajanan instan yang kurang sehat di luar sekolah - Mempererat Kebersamaan: makan bersama menciptakan ruang interaksi yang positif dan harmonis antar warga sekolah